Site icon SIN Ambon

Sentuhan Kasih di RSUD Piru, Penyuluh Agama Kristen Kemenag SBB Hadir Bawa Harapan

AMBON.SIN.CO.ID – Penyuluh Agama Kristen Kantor Kementerian Agama Kabupaten Seram Bagian Barat kembali melaksanakan pelayanan doa dan penguatan rohani bagi pasien yang sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Piru. Kegiatan ini merupakan wujud pelayanan kasih kepada masyarakat sekaligus menghadirkan penghiburan bagi mereka yang sedang bergumul dengan sakit.

Mengusung tema ” Masih Ada Tuhan”, para penyuluh mengunjungi setiap ruang perawatan untuk memberikan pelayanan berupa pujian, pembacaan firman Tuhan, doa, serta penguatan iman kepada pasien dan keluarga. Melalui pelayanan ini, para pasien diajak untuk tetap memandang kepada Tuhan sebagai sumber kekuatan dan pengharapan di tengah pergumulan hidup.

Sebelum memulai doa bersama, para Penyuluh Agama Kristen terlebih dahulu mengajak pasien dan keluarga menaikkan pujian rohani berjudul “Masih Ada Tuhan”. Suasana ruangan menjadi hening dan penuh penghayatan ketika pujian tersebut dinyanyikan bersama. Melalui syair lagu itu, para pasien diingatkan bahwa di tengah rasa sakit, pergumulan, dan keterbatasan yang dialami, Tuhan tetap hadir sebagai sumber pengharapan, kekuatan, dan penghiburan bagi setiap orang yang percaya kepada-Nya.

Dalam pelayanan kepada salah seorang pasien, Penyuluh Agama Kristen George Taniwel ,S.Ag membacakan firman Tuhan dari Yesaya 41:10, yang berbunyi:

“Janganlah takut, sebab Aku menyertai engkau, janganlah bimbang, sebab Aku ini Allahmu; Aku akan meneguhkan, bahkan akan menolong engkau; Aku akan memegang engkau dengan tangan kanan-Ku yang membawa kemenangan.” (Yesaya 41:10, TB)

Melalui firman tersebut, Simson Hahuwa memberikan penguatan kepada pasien agar tetap kuat dalam menghadapi rasa sakit yang sedang diderita. Ia menyampaikan bahwa Tuhan tidak pernah meninggalkan umat-Nya, bahkan tetap menyertai dan memberikan kekuatan kepada setiap orang yang berharap kepada-Nya.

“Dalam keadaan sesulit apa pun, kita tidak pernah berjalan sendiri. Masih ada Tuhan yang setia menyertai, menguatkan, dan memberikan pertolongan kepada setiap orang yang percaya kepada-Nya. Tuhan adalah Allah Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang bagi setiap orang yang tetap bersandar kepada-Nya,” ungkap Simson Hahuwa.

Setelah penyampaian firman Tuhan, pelayanan dilanjutkan dengan doa syafaat bagi pasien. Dalam doa tersebut, para penyuluh memohon agar Tuhan memberikan kesembuhan, kekuatan, ketabahan, serta damai sejahtera kepada pasien dan keluarga yang mendampingi. Mereka juga berdoa agar setiap tenaga kesehatan diberikan hikmat, kesehatan, dan kemampuan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh pasien.

Suasana pelayanan berlangsung dengan penuh kehangatan dan kekhidmatan. Pasien beserta keluarga mengikuti pujian, firman, dan doa dengan penuh pengharapan. Kehadiran para Penyuluh Agama Kristen tidak hanya memberikan dukungan rohani, tetapi juga menjadi bukti nyata kepedulian Kementerian Agama kepada masyarakat yang sedang mengalami pergumulan.

Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Kristen Kantor Kementerian Agama Kabupaten Seram Bagian Barat menyampaikan bahwa pelayanan di rumah sakit merupakan bagian dari tugas pembinaan dan pelayanan keagamaan yang terus dilakukan untuk menjangkau masyarakat yang membutuhkan pendampingan rohani. Melalui pelayanan seperti ini diharapkan setiap pasien semakin dikuatkan imannya, memiliki pengharapan baru, serta yakin bahwa Tuhan senantiasa bekerja dalam setiap proses kehidupan.

Melalui tema “Masih Ada Tuhan “Penyuluh Agama Kristen Kantor Kementerian Agama Kabupaten Seram Bagian Barat berharap setiap pasien menyadari bahwa di balik setiap pergumulan selalu ada penyertaan Tuhan yang tidakpernah meninggalkan umat-Nya. Kasih, penghiburan, dan pertolongan Tuhan senantiasa tersedia bagi setiap orang yang datang kepada-Nya dengan iman dan pengharapan. Pelayanan ini menjadi wujud nyata kehadiran negara melalui Kementerian Agama dalam memberikan pembinaan kehidupan beragama yang menyentuh kebutuhan spiritual masyarakat, sehingga setiap orang dapat merasakan kasih Tuhan yang nyata di tengah pergumulan hidup.

Exit mobile version